Kamis, 11 April 2013

Belajar Dan Mengenal Komputer Dengan Benar



Saat komputer/ laptop Anda bermasalah, Anda hanya bisa minta bantuan teman atau malah ke tukang servis. Lalu Anda berpikir,”Andai saja saya tahu tentang utak atik komputer. Tapi bagaimana caranya belajar komputer? Harus mulai belajar dari apa?”

Itukah yang Anda alami?

Jika ya, Anda menemukan tempat yang tepat untuk belajar komputer. Di sini saya akan membantu Anda “menaklukkan” komputer Anda. Tidak ada hal-hal yang terlalu teoritis, rumit, dll seperti anak kuliahan. Anda hanya perlu hal-hal praktis untuk keperluan sehari-hari bukan? Itulah yang akan Anda dapatkan.

Inilah 7 hal dasar yang harus Anda ketahui untuk belajar komputer:

1. Komponen

Anda harus mengetahui komponen komputer. Harus tahu spesifikasi komputer Anda.

Selain itu Anda harus tahu apa fungsi masing-masing komponen komputer. Tidak perlu sampai komponen yang terlalu mendetail. Cukup beberapa komponen dasar saja seperti prosesor, RAM, hard drive, dan video card. Sedikit pengetahuan dasar tentang komponen tambahan yang sering dipakai juga akan membantu. Misalnya tentang keyboard, mouse, monitor, dll.

2. Desktop

Tiap kali menyalakan komputer, Anda akan menjumpai Dekstop. Jangan sepelekan desktop. Kenali desktop Anda. Ketahui fungsi-fungsi dasar yang ada di desktop.

Banyak trik dan tips desktop yang akan memudahkan pekerjaan Anda. Misalnya, membuat shortcut, membuat pinned programs, mengatur tampilan tray icon, memaksimalkan fungsi-fungsi pada start menu, dll.

Percayalah, Anda akan sangat terbantu dengan pengetahuan yang baik tentang desktop.

3. Software

Sampai pada tahap ini, Anda harus mempelajari langkah-langkah dasar penggunaan software. Misalnya saja, tentang menjalankan sebuah aplikasi, membuat dokumen baru, membuka dokumen yang sudah ada, menyimpan dokumen, dan mencetak dokumen.

Akan sangat berguna jika Anda mengetahui cara install dan cara uinstall software. Kedua hal ini adalah yang paling sering diabaikan. Kebanyakan orang hanya mau asal pakai. Tidak mau tahu cara “memasang” dan “mencopot” software. Akibatnya jika butuh sebuah software, mereka tidak tahu harus bagaimana, repot cari bantuan.

Belajar komputer akan sangat tidak lengkap tanpa mengetahui proses install dan uninstall. Ini adalah hal dasar.

4. Perawatan Komputer

Meskipun Anda menggunakan komputer dengan benar, tidak macam-macam, tidak pernah menancapkan flashdisk, pasti suatu saat Anda akan mengalami komputer lambat.

penyebab komputer lambat ada bermacam-macam. Bisa karena terlalu banyak temporary file yang terbentuk, terlalu banyak start up application, hard drive terlalu penuh, virus, dll.

Oleh karena itu, penting untuk perawatan komputer. Minimal adalah perawatan sistem.

Untuk perawatan hardware, saya sarankan agar Anda melakukan dengan hati-hati. Atau jika tidak yakin, serahkan tugas ini pada teknisi komputer. Jika Anda salah melakukan perawatan, hardware bisa saja rusak. Ingat, harga hardware komputer tidak murah.

Jika sistem komputer rusak, hardware belum tentu rusak. Dan untuk saat ini tarif servis sistem komputer yang rusak sekitar 50 ribu. Lain halnya dengan jika hardware rusak. Jika hardware rusak, kemungkinan besar komputer tidak bisa digunakan lagi. Biaya pembelian hardware juga bisa sampai ratusan ribu.

5. Tweaking

Mungkin meskipun telah dirawat secara rutin, tapi tetap saja komputer lambat. Jika demikian Anda dapat melakukan tweaking

Dengan tweaking, kemampuan komputer bisa ditingkatkan dan disesuaikan dengan keinginan Anda.

Untuk tweaking, Anda dapat melakukan beberapa hal seperti mengganti tema, suara, screen resolusion, hingga ke tweaking konfigurasi yang lebih jauh lagi.

6. Virus Komputer

Cepat atau lambat, Anda pasti akan bertemu dengan virus komputer

Oleh karena itu, Anda harus memiliki pengetahuan tentang antivirus yang baik. pilihlah anti virus tepat Ketahuilah fitur-fitur standar yang ada pada antivirus dan cara menghapus virus. Jangan sampai Anda menggunakan antivirus canggih tapi tidak tahu cara menggunakannya.

7. Troubleshooting

Ketika komputer Anda error, Anda harus mampu mengatasinya. Minimal untuk masalah-masalah komputer yang sering terjadi.

Jika terjadi masalah, jangan segera lari cari bantuan atau ke tempat servis. Cobalah berpikir kreatif, di mana masalah tersebut terjadi. Lalu pikirkan, kira-kira hal-hal apa saja yang berhubungan dengan bagian tersebut. Terus pikirkan dan persempit pemikiran Anda hingga menemukan akar masalahnya.

S

Rabu, 10 April 2013

Cara Praktis Memperbaiki Komputer



Jika PC sering kali menunjukan adanya peng-alamatan yang rumit, atau menampilkan suatu pesan error, mengeluarkan bunyi beep yang terus menerus secara beraturan atau tidak beraturan, PC tersebut kemungkinan besar sedang dalam masalah, saya akan memberikan Tips dan solusi untuk mengatasi masalah tersebut dan PC Anda dapat berfungsi kembali seperti sedia kala. Masalah atau kerusakan yang timbul biasanya dikategorikan dalam 2 jenis kerusakan yaitu: Masalah atau kerusakan Hardware dan Software

Jenis Kerusakan Dapat dikategorikan menjadi 2 kategori, yaitu:
1. Kerusakan Pada Hardware (Perangkat Keras)
2. Kerusakan Pada Software (Perangkat Lunak)

1. Kerusakan pada Hardware
Masalah dengan komponen Hardware perlu penanganan yang serius karena sulit dilokalisir dan disingkirkan tanpa tools yang tepat, keahlian dan pengalaman yang menunjang. Penjelasan akan berkisar pada masalah yang sering terjadi disertai dengan cara mengatasinya.
Kerusakan Pada Power Supply
Gejala:
Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala.
Solusi:
Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.
Masalah:
Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor menyala.
Solusi:
Lakukan seperti langkah diatas, tetapi jika masih belum ada respon berati masalah ada pada Power Supply, Silahkan anda ganti PS nya, Saya sarankan sebaiknya anda ganti saja Power Supply yang rusak dengan yang baru, dan hati-hatilah dalam pemasangannya.
Catatan: Jika kerusakan hanya pada Power Supply saja, Setelah anda menggantinya, komputer akan kembali bekerja dengan normal. Kecuali jika ada masalah pada komponen yang lainnya seperti Mother Board, VGA Card dan Memory.

Kerusakan Pada Mother Board
Gejala:
Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.
Solusi:
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mother board tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS
Gejala:
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan “harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan “press F1 to continou” setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan “Operating system not found”.

Kerusakan Pada Harddisk
Solusi:
Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.
Gejala:
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan “Operating system not found”.
Solusi:
Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas
Gejala:
harddisk bad sector?
Solusi:
Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software…..Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector….pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Aktif.

Kerusakan CD/DVD/ROM/RW & Floppy Disk
Gejala:
Jenis kerusakan yang biasa ditemui:
1. Tidak terdeteksi di windows
2. Tidak bisa keluar masuk CD
3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
Solusi:
1. Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
2. Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
3. Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.


Tips Merawat Komputer / PC Anda Agar Awet


Jika anda termasuk orang yang masih awam terhadap komputer ataupun mungkin anda sering kali mengalami kerusakan pada komputer anda maka saya disini hanya ingin berbagi info tentang tips bagaimana cara anda merawat komputer anda agar komputer anda lebih awet. Tips di bawah ini saya dapat dari suatu blog

-Bersihkan motherboard & periferal lain(hardware) dari debu secara berkala. Untuk membersihkannya dapat kiga gunakan kuas halus ukuran kecil dan sedang. Setidaknya dua bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.

-Uninstall atau buang program yang tidak berguna. Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak. Biasanya akan muncul warning juga space hardisk kita sudah penuh. System operasi windows sudah mendukung akan hal yang seperti ini.

-Bersihkan Recycle Bin secara rutin. Sebenarnya file/folder yang kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin, namun ada beberapa jenis setingan yang bisa kita gunakan antara lain memberikan peringatan saat menghapus, hapus lalu simpan di tempat sementara atau hapus permanen. Untuk setingan yang hapus lalu disimpan ditempat penampungan ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yang dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet. Caranya jalankan Windows Explorer >> klik Recycle Bin >> klik File >> klik Empty Recyle Bin. Atau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start >> Program >> Accessories >> System Tool >> Disk Cleanup >> kemudian pilih drive yg mau dibersihkan >> setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.

-Install program antivirus dan update secara berkala. Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yang terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang. Ada baiknya kita menonaktifakan sistem restore yaitu dengan cara klik kanan My Computer >> pilih System Restore >> lalu beri tanda centang pada cek box dengan keretangan Turn off System Restore on all drive.

-Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.

-Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.

-Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start >> Control Panel >> Display >> klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.

-Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini. Untuk cara ini dianjurkan tidak terlalu sering,mengapa….? Defrag adalah proses pengaturan file pada hardisk. Untuk mengaturnya agar berada pada posisi track yang berdekatan maka dilakukan gesekan untuk memindahkan. Defrag yang terlalu sering akan menyebabkan kondisi piringan hardisk cepat rusak karena seringanya proses pengikisan.

-Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan. Akan lebih baik lagi jika menggunakan AC, hmm tambah dingin.

-Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.

-Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.